Ruko Ikut Adil Sebabkan Banjir
Ilustrasi
Baca Juga
- Pesta Rakyat Harjad HSS Banjir Pengunjung
- Kota Palangkaraya Mulai Semarak dengan Pohon Natal
- Di Palangkaraya, Distribusi BBM Normal
- Awas Biro Peminjaman Uang Berkedok Koperasi dengan Bunga Tinggi
- Panwaslu Kabupaten dan Kota Palangkaraya Terbentuk
- Bupati Kotim Janji Bantu Pembangunan Masjid Mujahidin
BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Kepala Bidang (Kabid) Pengairan Dinas Pekerjaan Umum Kota Palangkaraya, Saka Sampurna, mengatakan banyaknya kawasan yang tergenang air atau banjir saat musim penghujan juga akibat andil pembangunan rumah toko yang tidak mengindahkan ketentuan yang ditetapkan.
Pasalnya, sebut dia, banyak sekali pembangunan rumah toko di Palangkaraya yang disertai dengan pembangunan lantai yang menutup parit yang ada di depan drainase rumah toko, sehingga menyebabkan air di drainase tidak lancar , karena sering tertutup sampah dan tanah yang mengendap di bawahnya.
"Kami akui di beberapa kawasan di dalam Kota Palangkaraya, memang cukup banyak yang tergenang air. Ini jangan hanya disalahkan Dinas Pekerjaan Umum yang kurang bisa merawat drainase tersebut, karena soal pemeliharaan drainase adalah tugas bersama baik masyarakat umum maupun instansi terkait," katanya, Minggu (2/12).
Dikatakan dia selama ini pihaknya secara rutin terus melakukan perbaikan dan pemeliharaan drainase yang ada di dalam kota. "Pembangunan rumah toko yang menutup saluran drainase didepannya akibat pembuatan jalan sangat berpengaruh dalam menyebabkan banjir. Tentu ini, harus ditata ulang, tetapi itu bukan tugas kami, karena dalam pembangunan rumah toko menjadi tanggungjawab dinas tata kota," katanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
PEDOMAN SEBELUM KOMENTAR
Kami sangat senang atas semua tanggapan anda terhadap artikel yang kami muat bangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, segera laporkan ke Admin kami.
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.
Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar