Masuk

Sabtu, 01 Desember 2012

Buka Jalur Sepeda






Buka Jalur Sepeda





Serambinews
Serambi Indonesia


Pemerintah Kota Banda Aceh (Pemko) akan menyediakan jalur khusus sepeda di sepanjang jalan protokol dalam kota. Rencana itu akan diwujudkan awal tahun depan, dimulai dari Jalan T Imuem Luengbata, disusul dengan sejumlah ruas jalan lainnya.

“Ini untuk memberi rasa aman dan kenyamanan bagi para pengguna sepeda dan mengurangi dampak polusi udara, serta sebagai langkah mempercepat terwujudnya Kota Banda Aceh sebagai kota hijau (green city),” kata Wali Kota Banda Aceh, Mawadry Nurdin.

Selain itu, Pemerintah Kota Banda Aceh juga melihat, dalam beberapa tahun terakhir jumlah pedayung sepeda di ibukota Provinsi Aceh ini semakin hari semakin banyak. Ini merupakan perkembangan yang sangat positif jika dikaitkan dengan banyak hal. Antara lain, pengurangan polusi, peningkatan aktivitas sehat, serta menghemat pemakaian bahan bakar minyak (BBM) yang belakangan ini memang sangat sering terjadi kelangkaan karena kekurangan pasokan.

Makanya, pembukaan akses bagi pengguna sepeda direncanakan di semua jalan protokol dalam Kota Banda Aceh. Dengan demikian, pada 2015 diharapkan sudah banyak warga kota yang pergi dan pulang kantor menggunakan sepeda yang awalnya memang dirancang untuk menunjang mobilitas manusia.

Akan tetapi, sejak dua puluh tahun terakhir, sepeda cenderung tidak lagi berfungsi sebagai alat transportasi. Oleh pemakainya, sepeda lebih diberi nilai rekreatif dan menunjang pergerakan fisik yang sehat.

Satu hal yang mengkahawatirkan ketika gerakan bersepeda digalakkan adalah soal jaminan keselamatan pengendara sepeda relatif lemah. Bila terjadi terjadi kecelakaan dengan alat transportasi lainnya (terutama dengan perilaku berkendaraan yang buruk dari kendaraan bermotor), pedayung sepeda lebih berpeluang menerima risiko paling buruk.

Kemudian, sebagaimana telah dipikirkan oleh para ahli tatakota, --dengan adanya kelebihan dan kelemahan sepeda sebagai alat transportasi-- maka perencanaan jalur lintasan sepeda di dalam kota hendaknya bisa memenuhi kriteria atau prasyarat keselamatan/ keamanan pengendara dan juga kenyamanan berkendaraan.

Kita melihat, gaya hidup dengan bersepeda sepertinya lebih trendi ketimbang aspek kesehatannya itu sendiri. Tapi, kita tetap saja lebih cenderung mendukung pengertian bahwa bersepeda akan meningkatkan kesehatan tubuh sekaligus meminimalisir tingkat polusi udara dan suara yang sudah demikian parah.

Justru itulah, bila green city ingin cepat terealisir, maka kinilah saatnya menghargai warga yang kebetulan sedang musim “tergila-gila” bersepeda. Mendayung sepeda setiap hari libur atau setiap pagi tak lagi dikaitkan dengan kesehatan, tapi juga menjadi gaya hidup. (*)














Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PEDOMAN SEBELUM KOMENTAR
Kami sangat senang atas semua tanggapan anda terhadap artikel yang kami muat bangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, segera laporkan ke Admin kami.

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar

 

Arsip Blog

Friends Blog

Copyright © 2011. Berita Aneh Unik Dunia - All Rights Reserved
Template Created by MybloG
Proudly powered by Blogger