Jordania Pun Kecam Israel
Sebuah permukiman Yahudi ilegal ang dibangun sejak Februari 2008 di Eli Tepi Barat yang terdiri atas 27 rumah rakitan.
Baca Juga
- Vatikan Serukan Status Khusus Jerusalem
- Status Palestina Kini
- Perdamaian Hanya Sesaat
- Setelah Kondisi Hancur Lebur
- Perlindungan terhadap Relawan
- Harapan untuk Palestina
BANJARMASINPOST.CO.ID - Habis AS, giliran Jordania mengecam rencana pembangunan 3.000 permukiman Yahudi di Jerusalem Timur. Kecaman ini menjadi warta Petra pada Sabtu (1/12/2012). "Keputusan Israel bertentangan dengan keabsahan hukum internasional," ucap Menteri Urusan Media Jordania Samih Maaytah di Amman.
Di samping mengecam, Jordania, imbuh Maaytah mengajak dunia internasional untuk mengintervensi kebijakan pemerintahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu itu. "Dunia mesti menghentikan kebijakan itu," katanya.
PM Netanyahu rencananya menyebar pembangunan 3.000 permukiman itu di Jerusalem Timur dan Tepi Barat. Dua bulan lalu, tender pembangunan tersebut sudah diumumkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
PEDOMAN SEBELUM KOMENTAR
Kami sangat senang atas semua tanggapan anda terhadap artikel yang kami muat bangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, segera laporkan ke Admin kami.
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.
Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar