Jembatan Rusak, Warga Barabai Ancam Demo
truk pengangkut aspal yang terbalik di Desa Aluan Besar, Batubenawa, HST, Minggu (2/12).
Baca Juga
- Wakil Ketua DPRD Ancam Bunuh Wartawan Pos Kupang
- Sempat Tertinggal, Singapura Hajar Laos 4-2
- Laos Sementara Bungkam Singapura 2-1
- Tinggi Muatan Trailer Lebihi Ketentuan, Jembatan Penyebrangan Roboh
- Warga Kaget Gunung Lokon Kembali Meletus
- Jembatan di Atas Tol Srondol Semarang Ambruk
BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Sebuah truk bermuatan aspal yang hendak ke Desa Layuh terperosok di jembatan, hingga membuat jembatan di Desa Aluan Besar, Kecamatan Batubenawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah itu rusak. Sopir truknya, Amat selamat dan tidak mengalami luka apa pun.
Peristiwa itu terjadi Minggu, (2/12) pukul 11.00 Wita. Kades Aluan Besar Andre Agustina, kepada BPost melalui telepon menuturkan, jalan tersebut menghubungkan Aluan Besar ke Aluan Bakti dan Pagat, kota kecamatanan Batubenawa. "Sebenarnya, warga kami melarang truk bermuatan berat lewat sana. Kecuali truk kosong, karena jembatan itu sudah tak kuat lagi dilewati angkutan berat,"jelas Andre.
Biasanya, lanjut dia, sopir truk tidak nekat lewat sana. "Tapi sopir truk terbalik ini tetap melewati. Entah tidak tahu, atau sengaja, kami tidak tahu,padahal sudah ditegur warga,"katanya.
Amat sendiri kata Kades mengaku lewat jembatan tersebut karena sekalian ingin ke pesta pernikahan kerabatnya.
Menurut Kades, jembatan tersebut merupakan alternatif warga, selain jembatan gantung yang tidak bisa dilewati mobil, untuk mengakut hasil bumi. "Warga kami minta jika dalam waktu 2 kali 24 jam tidak diperbaiki, akan demo ke kantor pemda,"katanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
PEDOMAN SEBELUM KOMENTAR
Kami sangat senang atas semua tanggapan anda terhadap artikel yang kami muat bangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, segera laporkan ke Admin kami.
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.
Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar