Janda Muda Meperdayai Belasan Pemuda Pencari Kerja
- Ribuan Buruh Pasuruan Bergerak ke Kantor Gubernur
- Aira MD : Jalak Itu Janda Galak
- Menjanda Lagi, Emma Waroka Bahagia
- Duel Rebutan Janda, Satu Pria Tewas
- Kedua Siswa Pemeran Video Porno Itu Keluar Sekolah
- Janda Baru Cerai Diperkosa di Kebun Sawit
BANJARMASINPOST.CO.ID, PASURUAN -
Seorang janda muda asal Kelurahan Lumpang Bolong, Kecamatan Bangil,
Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, harus berurusan dengan aparat Polsek
Gempol karena memperdaya belasan pencari kerja, Sabtu (1/12/2012).
Saat
diamankan polisi, TT (21) sedang menyusui anak bungsunya yang baru
berumur dua tahun. Akibatnya, polisi terpaksa membawa TT bersama anaknya
ke Mapolsek Gempol untuk diperiksa.
TT akhirnya menitipkan anaknya itu ke saudaranya untuk dibawa pulang.
Menurut
penyidik, TT diduga melakukan penipuan terhadap 10 orang remaja yang
baru saja lulus SMU. Kepada para korbannya, TT menjanjikan pekerjaan di
sebuah perusahaan produsen kabel di Gempol.
Saat menitipkan surat
lamaran kerja, para korban dimintai uang hingga ratusan ribu rupiah.
Setelah menunggu tanpa hasil selama dua hingga tiga bulan para pencari
kerja ini resah dan mendatangi TT.
Awalnya beberapa korban sempat
ingin menyelesaikan permasalahan ini secara baik-baik dengan meminta
kembali uang mereka. Namun TT yang didatangi ke kediamannya selalu
menghindar sehingga membuat korban sepakat untuk melaporkan masalah
tersebut kepada kepolisian.
Kapolsek Gempol Komisaris Polisi Slamet Riyadi mengatakan TT dapat dijerat pasal tindak pidana penipuan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
PEDOMAN SEBELUM KOMENTAR
Kami sangat senang atas semua tanggapan anda terhadap artikel yang kami muat bangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, segera laporkan ke Admin kami.
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.
Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar